yiaf care

Istiqomah secara bahasa memiliki makna lurus, tegak atau konsisten.

Allah berfirman,

“Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: “Tuhan kami ialah Allah”, kemudian mereka tetap istiqamah maka tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan mereka tiada (pula) berduka cita.”

[Al-Ahqaf: 13]

Ibnu Abbas memaknai istiqomah dengan tiga arti,
pertama adalah istiqomah dengan lisan
, dengan sikap bertahan dengan membaca syahadat.
Yang kedua adalah istiqomah dengan hati, yakni dengan melakukan segala dengan disertai niat yang jujur.
Dan yang ketiga adalah istiqomah dengan jiwa, di mana seseorang senantiasa menjalankan ibadah serta ketaatan kepada Allah secara terus menerus.
(Tafsir Ibnu Katsir surat Al-Ahqaf, 13)

Imam An-Nawani memaknai istiqomah sebagai tetap di dalam ketaatan. Sehingga istiqomah sendiri memiliki pengertian bahwa seseorang senantiasa ada di dalam ketaatan dan di atas jalan lurus di dalam menjalankan ibadah kepada Allah.
(Syarh Shohih Muslim hadits, 38)

Berkata Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa’di,
Istiqamah ialah teguh pendirian dalam tauhid dan tetap beramal saleh.
Orang-orang Istiqomah yakni mereka yang mengakui Tuhan mereka, menyaksikan keesaan-Nya dan menaati-Nya serta konsisten di atasnya selama mereka masih hidup, maka tidak ada kekhawatiran atas mereka terhadap keburukan yang ada di hadapan mereka dan tidak pula mereka bersedih hati terhadap yang mereka tinggalkan di belakang mereka.
(Taisir Karim Ar-Rahman, Syaikh Abdurrahman As-Sa’di)

Istiqamah memiliki beberapa keutamaan yang tidak dimiliki oleh sifat-sifat lain dalam Islam, diantaranya adalah :

  1. Istiqamah merupakan jalan menuju ke surga. Sebagaimana firman Allah,
    “Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: “Tuhan kami ialah Allah” kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka (dengan mengatakan): “Janganlah kamu merasa takut dan janganlah kamu merasa sedih; dan bergembiralah kamu dengan (memperoleh) surga yang telah dijanjikan Allah kepadamu”. [Al-Ahqaf : 30)

2. Istiqamah merupakan salah satu perbuatan yang dapat mendatangkan motivasi dan pertolongan Allah.

3. Istiqamah merupakan amalan yang paling dicintai oleh Allah.

Dari Aisyah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

‘Berbuat sesuatu yang tepat dan benarlah kalian (yaitu Istiqomah), mendekatlah kalian (dengan mendekati amalan yang lurus itu). Dan ketahuilah, bahwa siapapun diantara kalian tidak akan bisa masuk surga dengan amalnya. Dan amalan yang paling dicintai Allah adalah amalan yang langgeng (terus menerus) meskipun sedikit.’

(HR. Bukhari, 5983)

  1. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan ummatnya untuk senantiasa beristiqamah. Bahwa Istiqamah merupakan bukti pengamalan dari sunnah Rasulullah.
  2. Istiqamah merupakan ciri mendasar orang mukmin.
    Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, .

“Istiqamahlah kalian, dan janganlah kalian menghitung-hitung. Dan ketahuilah bahwa sebaik-baik amal kalian adalah shalat. Dan tidak ada yang dapat menjaga wudhu’ kecuali orang mukmin.”

(HR. Ibnu Majah, 273 dishahihkan Al-Albany).

Diantara amalan yang paling banyak mendatangkan Istiqomah adalah memperbanyak membaca Al-Qur’an.

Berkata Syaikh Muhammad bin Sholih Al Utsaimin ,
Diantara sebab terbesar yang menjadikan istiqomahnya hati dan keselamatannya adalah memperbanyak membaca Al-Qur’an, karena hal itu akan menjadikan lembutnya hati dan bertambah keteguhannya,
apalagi jika seseorang membacanya dengan mentadabbburi (menghayati) maknanya.

Nur ‘Alad Dhorb, 12/20

Abu Yusuf Masruhin Sahal, Lc

_/////✒️

Reshare by Yayasan Islam Al-Furqon (YIAF) Magelang

www.yiafcare.com
Follow IG: www.instagram.com/yiafcare
Like FB: www.facebook.com/yiafcare

Mari Beramal Jariyah
dalam Pembangunan Markas Tahfidz Al-Furqon Putri II
Di Dusun Bulu, desa Podosoka, Kecamatan Sawangan Kab. Magelang

Infaq Anda bisa dititipkan via transfer ke rekening:
BRI 004801001094565 a.n Yayasan Al Furqon
atau
BCA 3440031357 a.n Muhammad Wujud

Silakan kontak 0819 1550 2000 (Ust. Muhammad Wujud), untuk informasi dan konfirmasi..