AYAT-AYAT AL-QUR’AN PANGGILAN AR-ROHMAN KEPADA INSAN

01. Perintah Ibadah, Larangan Syirik

QS. Al-Baqoroh/2: 21- 22

يَا أَيُّهَا النَّاسُ اعْبُدُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ وَالَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ (21) الَّذِي جَعَلَ لَكُمُ الْأَرْضَ فِرَاشًا وَالسَّمَاءَ بِنَاءً وَأَنْزَلَ مِنَ السَّمَاءِ مَاءً فَأَخْرَجَ بِهِ مِنَ الثَّمَرَاتِ رِزْقًا لَكُمْ فَلَا تَجْعَلُوا لِلَّهِ أَنْدَادًا وَأَنْتُمْ تَعْلَمُونَ (22) 

“Hai manusia, beribadahlah kepada Robb-mu (Penciptamu; Penguasamu; Tuhanmu) yang telah menciptakanmu dan orang-orang yang sebelummu, agar kamu bertakwa, Dialah yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap, dan Dia menurunkan air (hujan) dari langit, lalu Dia menghasilkan dengan hujan itu segala buah-buahan sebagai rezki untukmu; karena itu janganlah kamu mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah, padahal kamu mengetahui.” (QS. Al-Baqoroh/2: 21 – 22)

PETUNJUK-PETUNJUK AYAT

Nabi Muhammad sholallohu ‘alaihi wassallam diutus kepada seluruh manusia.

  1. Manusia wajib beribadah kepada Alloh. Ibadah kepada Alloh adalah: taat secara mutlak kepada Alloh, disertai dengan kecintaan dan pengangungan, berharap dan takut, dengan cara melaksanakan perintahNya dan menjauhi laranganNya lewat syari’at RosulNya, Nabi Muhammad sholallohu ‘alaihi wassallam, dengan hati yang ikhlas.

2. Diantara sebab manusia wajib beribadah kepada Alloh adalah karena Dia adalah Pencipta manusia dari tidak ada menjadi ada, dan Pemberi rezeki kepada manusia.

3. Tujuan ibadah hamba kepada Alloh adalah taqwa, yaitu untuk melindungi diri dari murka dan siksa Alloh.

4. Tauhid, yaitu mengesakan ibadah kepada Alloh, adalah perintah pertama kali di dalam Al-Qur’an, ini menunjukkan pentingnya tauhid.

5. Syirik, yaitu menyekutukan ibadah kepada Alloh, adalah larangan pertama kali di dalam Al-Qur’an, ini menunjukkan bahaya syirik.

6. Manusia meyakini keesaan Allah di dalam rububiyahNya (kekuasaanNya), maka seharusnya mereka juga meyakini keesaan Allah di dalam uluhiyahNya (hakNya untuk diibadahi dan tidak disekutuan dengan selainNya).

Inilah sedikit penjelasan dua ayat yang agung ini. Semoga Alloh selalu membimbing kita di atas jalan yang lurus. (YIAFCARE.COM)