_Muhammad Abduh Tuasikal, M.Sc

Selama perintah orang tua dalam kebaikan dan bukan maksiat, maka seorang anak wajib menurut perintah tersebut.

Ingatlah selama mereka masih hidup, berbakti dan berbuat baik pada mereka merupakan jalan termudah menuju surga.

Dari Abu Darda radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Orang tua adalah pintu surga paling tengah, Kalian bisa sia-siakan pintu itu atau kalian bisa menjaganya.”

(HR. Tirmidzi no. 1900, Ibnu Majah no. 3663 dan Ahmad 6: 445. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa hadits ini hasan).

Dari Humaid, ia menyatakan, ketika ibunya Iyas bin Mu’awiyah itu meninggal dunia, Iyas menangis.

Ada yang bertanya padanya, “Kenapa engkau menangis?”
Ia menjawab,

“Dahulu aku memiliki dua pintu yang terbuka menuju surga, Namun sekarang salah satunya telah tertutup.”

(Al-Birr li Ibnil Jauzi, hlm. 56. Dinukil dari Kitab min Akhbar As-Salaf Ash-Shalih, hlm. 398)

-Selama perintah dari orang tua bukan maksiat, maka tetap dituruti.
Lihat contoh seorang tabi’in dan seorang sahabat Nabi di bawah ini.

‘Atha’ pernah ditanya oleh seseorang yang ibunya meminta padanya untuk shalat wajib dan puasa Ramadhan saja (tidak ada amalan sunnah, pen.), apakah perlu dituruti.

‘Atha’ mengatakan,
“Iya tetap dituruti perintahnya tersebut.”
(Al-Birr li Ibnil Jauzi, hlm. 67. Dinukil dari Kitab min Akhbar As-Salaf Ash-Shalih, hlm. 398)

Usamah bin Zaid, seorang sahabat yang dirinya dan orang tuanya disayangi oleh Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam menyatakan bahwa ia memiliki seribu pohon kurma.

Ia memang sengaja mempercantik atau merapikannya. Lalu ada yang berkata pada Usamah, kenapa bisa sampai lakukan seperti itu. Usamah menjawab bahwa ibunya sangat suka jika melihat kendaan kebun kurma itu indah, maka ia melakukannya.

Apa saja hal dunia yang diminta oleh ibunya, ia pasti memenuhinya. (Al-Birr li Ibnil Jauzi, hlm. 225. Dinukil dari Kitab min Akhbar As-Salaf Ash-Shalih, hlm. 396)

Ingat hadits berikut…

Dari ‘Ali radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

“Tidak ada ketaatan pada makhluk dalam bermaksiat pada Allah ‘azza wa jalla.” (HR. Ahmad, 1: 131. Syaikh Syu’aib Al-Arnauth mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih sesuai syarat Bukhari-Muslim)

Berarti kalau perintah orang tua bukan maksiat, maka tetap dituruti.

Semoga kita menjadi anak yang berbakti pada orang tua kita.

Wallahu waliyyut taufiq.

Sumber: www.rumaysho.com

_/////✒️

Reshare by Yayasan Islam Al-Furqon (YIAF) Magelang

www.yiafcare.com
Follow IG: www.instagram.com/yiafcare
Like FB: www.facebook.com/yiafcare

Mari Beramal Jariyah
dalam Pembangunan Markas Tahfidz Al-Furqon Putri II
Di Dusun Bulu, desa Podosoka, Kecamatan Sawangan Kab. Magelang

Infaq Anda bisa dititipkan via transfer ke rekening:
BRI 004801001094565 a.n Yayasan Al Furqon
atau
BCA 3440031357 a.n Muhammad Wujud

Silakan kontak 0819 1550 2000 (Ust. Muhammad Wujud), untuk informasi dan konfirmasi..