Pedulilah terhadap agama Allah, maka Allah akan peduli kepadamu pada hari di mana,

يَوْمَ لَا ظِلَّ إِلَّا ظِلُّهُ

“Hari tiada naungan selain naungan-Nya.” [Muttafaqun alaih] dan Allah menunjukkan kemarahan dan kebesaranNya,

Perhatikanlah agama Allah maka Allah akan memperhatikanmu pada hari di mana orang-orang berangan-angan kembali hidup lagi ke dunia,

Allah Ta’ala berfirman,

حَتَّى إِذَا جَاءَ أَحَدَهُمُ الْمَوْتُ قَالَ رَبِّ ارْجِعُونِ (٩٩)لَعَلِّي أَعْمَلُ صَالِحًا فِيمَا تَرَكْتُ كَلا إِنَّهَا كَلِمَةٌ هُوَ قَائِلُهَا وَمِنْ وَرَائِهِمْ بَرْزَخٌ إِلَى يَوْمِ يُبْعَثُونَ

“Hingga apabila telah datang kematian kepada seorang dari mereka, dia berkata, “Ya Rabbku kembalikanlah aku (ke dunia) agar aku beramal shalih terhadap yang telah aku tinggalkan. Sekali-kali tidak. Sesungguhnya itu adalah perkataan yang diucapkan saja. Dan dihadapan mereka ada barzakh sampai hari mereka dibangkitkan.” (Al Mukminun: 99-100)

Pikirkanlah agama Allah, maka Allah akan memikirkan kita di hari di mana orang akan berkata, seandainya mereka adalah tanah,

وَيَقُوْلُ الْكَافِرُ يَا لَيْتَنِي كُنْتُ تُرَابًا

“Dan orang kafir itu berkata, “Alangkah baiknya sekiranya aku menjadi tanah saja.” (An-Naba: 40)

Tidak mesti menjadi ustadz dan ustadzah saudaraku,

Rasulullah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

بَلِّغُوا عَنِّى وَلَوْ آيَةً

“Sampaikanlah dariku walau hanya satu ayat.” [HR. Bukhari]

Sampaikan… ketika ada yang Anda ketahui, gunakan segala kenikmatan dan kelebihan Anda untuk berdakwah, tidak semua orang jalan jihadnya menjadi ustadz.

Jika Anda dokter, jadilah dokter yang peduli terhadap agama, jika Anda insyinyur, jadilah yang berguna bagi agama, jika Anda seorang pengusaha jadilah pengusaha yang peduli agama.

Pikirkan bagaimana solusi dimana banyak pemurtadan, putar otak bagaimana syiah mulai mengerogoti akidah umat, renungkan bagaimana cara agar masyarakat bertauhid dan memiliki akidah lurus.
Pikirkan bagaimana Anda jika menjadi panitia kajian?
Putar otak bagaimana uang Anda bermanfaat untuk meredam pemurtadan, renungkan bagaimana negeri ini bersih dari kesyirikan dan khurafat.

Jalan memperjuangkan agama ini sangat banyak, dengan uang, pikiran, tenaga dan doa.

Allah Ta’ala berfirman,

وَلْتَكُن مِّنكُمْ أُمَّةُُ يَدْعُونَ إِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنكَرِ وَأُوْلاَئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ

“Dan hendaklah ada dari kamu satu umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar; mereka adalah orang-orang yang beruntung”. (Ali Imran:104)

اُدْعُ إِلَى سَبِيْلِ رَبِّكَ بِالْحِكْمَةِ وَالْمَوْعِظَةِ الْحَسَنَةِ وَجَادِلْهُمْ بِالَّتِيْ هِيَ أَحْسَنُ

“Serulah (manusia) kepada jalan Rabb-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik”. (An-Nahl: 125)

Sumber: Media Dakwah Mushaira & muslimafiyah.com

Reshare by Yayasan Islam Al-Furqon (YIAF) Magelang

AYO SEDEKAH RAME-RAME
Donasi Pembangunan Tahap II Gedung Baru SD İslam Tahfidzul Qur’an Al-İkhlash Magelang

İnfo: 0819 1550 2000 (Ust. Muhammad Wujud)

www.yiafcare.com
Follow IG: www.instagram.com/yiafcare