YIAFCARE.COM | Ada seorang pria datang kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, ia berkata, “Wahai Rasulullah, demi Allah sungguh engkau LEBIH aku cintai daripada diriku sendiri, LEBIH aku cintai daripada keluargaku, dan LEBIH aku cintai daripada anakku. Di saat aku berada di rumah, terkada aku mengingatmu, aku tak sabar sehingga datang kepadamu dan melihatmu. Bila aku membayangkan orang yang meninggal dunia dan kematianmu, aku tahu bahwa engkau akan diangkat derajatmu bersama dengan para nabi. Sehingga bila aku masuk Surga nanti, AKU KHAWATIR TAK BERJUMPA DENGANMU.”

Saat itu Rasulullah tak menjawab, sehingga Jibril menurunkan ayat:

وَمَن يُطِعِ ٱللَّهَ وَٱلرَّسُولَ فَأُو۟لَٰٓئِكَ مَعَ ٱلَّذِينَ أَنْعَمَ ٱللَّهُ عَلَيْهِم مِّنَ ٱلنَّبِيِّيْنَ وَٱلصِّدِّيقِينَ وَٱلشُّهَدَآءِ وَٱلصَّٰلِحِينَ ۚ وَحَسُنَ أُو۟لَٰٓئِكَ رَفِيقًا

“Dan barangsiapa yang mentaati Allah dan Rasul(Nya), mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang yang dianugerahi nikmat oleh Allah, yaitu: Nabi-nabi, para shiddiiqiin, orang-orang yang mati syahid, dan orang-orang saleh. Dan mereka itulah teman yang sebaik-baiknya.” (QS. An-Nisa: 69)


Ya Allah anungerahkanlah kepada kami kecintaan kepada nabiMu seperti kecintaan pria ini dan berikanlah kepada kami kedudukan mulia seperti kedudukan pria ini. Amiin. (Ust. Zezen Zaenal Mursalin)